Daerah

I-League Goes to School di Pamekasan Libatkan 1.050 Pelajar

majas Diterbitkan 21:38
Ukuran Teks:

Majas.id – Pamekasan, Jawa Timur, menjadi salah satu kota yang mendapat giliran dalam program I-League Goes to School musim kompetisi 2026/2027 yang digelar di SMA Negeri 2 Pamekasan, Jumat.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 1.050 pelajar itu menghadirkan dua pemain Madura United, Jessey Wehrmann dan Giovani Numberi.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya I.League memperkenalkan kompetisi dan ekosistem sepak bola profesional secara lebih dekat kepada pelajar.

Manager Club and Community I.League Hanif Marjuni mengatakan I-League Goes to School telah berjalan selama tiga musim. Selain program ke sekolah, I.League sebelumnya juga menjalankan kegiatan Goes to Campus.

“Artinya ini bisa menjadi bagian dari kami untuk menginformasikan bahwa sekarang sepak bola itu sudah menjadi industri,” kata Hanif.

Menurut dia, program I-League Goes to School musim 2026/2027 digelar di 20 kota yang menjadi basis klub peserta BRI Super League dan Championship. Pamekasan dipilih karena merupakan homebase Madura United.

Sebelum menyambangi SMA Negeri 2 Pamekasan, I.League terlebih dahulu menggelar program Goes to Campus di Universitas Madura.

Hanif mengatakan pemilihan kota basis klub bertujuan mendekatkan sepak bola profesional dengan lingkungan akademik sekaligus membuka wawasan pelajar mengenai berbagai peluang di industri sepak bola.

Ia menyebut industri sepak bola memiliki perputaran ekonomi yang cukup besar. Berdasarkan kalkulasi BRI Research Institute pada dua musim sebelumnya, perputaran ekonomi dalam industri tersebut mencapai Rp10,4 triliun.

Besarnya industri tersebut, kata Hanif, turut membuka peluang kerja pada berbagai bidang yang berkaitan dengan sepak bola.

“Banyak profesi yang bisa digeluti di balik industri sepak bola, dari media officer, medical officer, GC, bahkan data analyst,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Pamekasan Moh Arifin menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolahnya.

Ia berharap kehadiran pemain profesional dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi para siswa untuk mengenal sepak bola secara lebih luas.

“Kami tentu merasa bangga karena sekolah kami dipilih. Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi siswa,” kata Arifin.

Kegiatan di SMA Negeri 2 Pamekasan diisi dengan berbagai agenda yang melibatkan para pelajar, termasuk interaksi bersama pemain Madura United.

Melalui kegiatan tersebut, I.League berupaya memperkenalkan sepak bola profesional tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari industri yang memiliki beragam profesi dan peluang bagi generasi muda. (*)

Tinggalkan komentar