Nasional

Komisi XI Sambut Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Soroti Kualitas Belanja APBN

majas Diterbitkan 21:24
Ukuran Teks:

Majas.id – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H. Fauzi Amro, menyambut positif penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurut Fauzi, pengalaman panjang Suahasil di bidang kebijakan fiskal menjadi modal penting untuk menjalankan tugas sebagai bendahara negara, terutama di tengah kebutuhan menjaga kredibilitas dan kualitas pengelolaan APBN.

“Beliau sangat prudent, paham soal fiskal dan orang lama di Kemenkeu,” kata Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 untuk mengisi sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Sebelum menduduki posisi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Ia juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, sehingga dinilai memiliki pengalaman langsung dalam perumusan kebijakan fiskal.

Fauzi berharap pengalaman tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pengelolaan keuangan negara, terutama dalam meningkatkan kualitas belanja pemerintah.

“Kita berharap di bawah kepemimpinan beliau terjadi perubahan yang lebih baik, terjadi transisi keuangan, dan terciptanya belanja yang berkualitas,” ujarnya.

Menurut Fauzi, tantangan pengelolaan APBN tidak hanya berkaitan dengan menjaga stabilitas fiskal, tetapi juga memastikan anggaran negara memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia menilai belanja pemerintah perlu semakin efektif dan tepat sasaran. Penyerapan anggaran, kata dia, tidak boleh hanya diukur dari sisi administratif, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan.

“Yang paling penting bagaimana belanja negara semakin berkualitas, efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” kata Fauzi.

Fauzi menilai latar belakang Suahasil sebagai teknokrat dan pengalamannya di Kementerian Keuangan dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan tersebut.

Suahasil sendiri bukan figur baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia pernah menjabat Pelaksana Tugas Kepala BKF sejak 2015 dan kemudian menjadi Kepala BKF definitif pada 2016. Pada 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Di luar pemerintahan, Suahasil memiliki latar belakang akademik di bidang ekonomi. Ia merupakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia dan pernah mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Ia menempuh pendidikan sarjana di UI, kemudian meraih gelar master dari Cornell University dan doktor dari University of Illinois Urbana-Champaign.

Dengan rekam jejak tersebut, Fauzi berharap Suahasil dapat segera melakukan konsolidasi di Kementerian Keuangan dan menjaga kesinambungan pengelolaan APBN.

“Komisi XI tentu menyambut baik dan berharap beliau bisa membawa Kementerian Keuangan semakin kuat, profesional, prudent, serta mampu menciptakan belanja negara yang berkualitas,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan komentar