Daerah

Ketua JMSI Jatim: Media Pers yang Baik Ditentukan Perusahaan dan Konten Jurnalistik

majas Diterbitkan 10:36
Ketua JMSI Jawa Timur Syaiful Anam menyerahkan tumpeng kepada jajaran manajemen Kilasjatim.com dalam peringatan HUT ke-10 Kilasjatim di Gedung PWI Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 12 Agustus 2026. Foto: JMSI Jatim
Ukuran Teks:

Majas.id – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur, Syaiful Anam, mengatakan kualitas media pers dapat dilihat dari dua aspek utama, yakni tata kelola perusahaan dan konten jurnalistik yang dihasilkan.

Hal itu disampaikan Syaiful saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-10 media kilasjatim di Gedung PWI Jawa Timur, Rabu, 12 Agustus 2026.

“Kalau dua unsur itu baik, maka media pers disebut kategori baik. Ada beberapa ciri-ciri kedua unsur itu disebut baik,” ujar Syaiful.

Menurut dia, dari sisi perusahaan, media pers yang baik harus memberikan manfaat bagi orang lain, termasuk dengan merekrut karyawan dan wartawan serta memberikan kesejahteraan sesuai kesepakatan.

Skema kesejahteraan, kata dia, dapat disesuaikan dengan sistem manajemen masing-masing perusahaan. Salah satunya melalui kesepakatan pemberian bonus berdasarkan perolehan iklan atau advertorial.

Syaiful mengatakan perusahaan pers juga perlu memiliki aturan internal yang jelas. Di antaranya peraturan perusahaan, alamat kantor, serta struktur organisasi.

“Untuk perusahaan pers, struktur organisasi pimpinan dilakukan oleh profesional yakni wartawan dengan kompetensi utama, yang biasanya wartawan senior berpengalaman. Kalau portofolio ditandai dengan sertifikat UKW utama,” katanya.

Konten Harus Memenuhi Kaidah Jurnalistik

Selain tata kelola perusahaan, kualitas media juga ditentukan oleh produk jurnalistik yang dihasilkan. Syaiful mengatakan berita yang dipublikasikan harus memenuhi kaidah jurnalistik, antara lain akurat dan berimbang serta tidak mengandung kebohongan, fitnah, unsur sadis, maupun cabul.

“Beritanya akurat, berimbang, tidak bohong, fitnah, sadis, dan cabul,” ujarnya.

Ia juga menilai media pers perlu memproduksi berita secara konsisten setiap hari dengan mengutamakan hasil liputan wartawannya sendiri. Menurut dia, media sebaiknya tidak hanya mengandalkan rilis, terlebih melakukan copy paste dari media lain.

“Semua ciri-ciri di atas sudah ada, sudah dilakukan oleh media kilasjatim.com. Karena itu media kilasjatim.com termasuk media dengan kategori baik,” ujar Syaiful yang juga menjabat Sekretaris PWI Jawa Timur.

Meski demikian, Syaiful mengingatkan bahwa media yang dinilai baik belum tentu telah terverifikasi Dewan Pers. Menurut dia, kondisi tersebut dapat terjadi karena perusahaan pers belum mendaftarkan medianya untuk mengikuti proses verifikasi atau karena alasan lainnya.

“Media yang terverifikasi Dewan Pers telah memenuhi syarat sebagai media yang baik menurut kriteria Dewan Pers,” katanya.

Karena itu, dia mengimbau perusahaan media untuk mendaftarkan medianya dalam proses verifikasi Dewan Pers sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme dan tata kelola perusahaan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Syaiful juga menyampaikan ucapan selamat atas satu dekade perjalanan kilasjatim.com.

“Selamat dan sukses HUT ke-10 media kilasjatim.com. Semoga tetap eksis menjadi media pers dengan kategori baik dan semakin baik ke depannya,” ujarnya. (*)

Tinggalkan komentar