Daerah

Jelang Muktamar ke-35 NU, Puluhan Posko Kesehatan Disiapkan di Jombang

majas Diterbitkan 20:57
Ukuran Teks:

Majas.id – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah titik strategis di Jombang, Jawa Timur.

Posko medis tersebut disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan puluhan ribu muktamirin dan muhibbin yang akan menghadiri muktamar.

Pos pelayanan kesehatan mulai terlihat di sekitar kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Sejumlah tenda juga berdiri setelah gerbang keluar Tol Jombang. Posko itu didirikan secara swadaya oleh berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik.

Koordinator Kesehatan Panitia Muktamar ke-35 NU, HM Zulfikar As’ad atau Gus Ufik, mengatakan tenaga medis disiapkan untuk memberikan respons cepat selama kedatangan dan berlangsungnya kegiatan muktamar.

“Tim kesehatan siaga 24 jam penuh. Di setiap titik selalu ada dokter, perawat, dan unit ambulans yang siap memberikan layanan cepat respons untuk para muktamirin serta penggembira Muktamar,” ujar Gus Ufik di Jombang, Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurut Gus Ufik, banyaknya elemen yang ikut mendirikan posko kesehatan gratis menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan Muktamar NU.

Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) itu mengatakan pelayanan kesehatan juga terintegrasi dengan jaringan kesehatan milik NU. Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama jaringan Rumah Sakit NU (RSNU) menyiapkan sedikitnya 10 titik layanan medis primer.

Pos-pos tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi yang menjadi jalur kedatangan peserta, seperti stasiun, bandara, dan area peristirahatan atau rest area.

Sementara di lokasi utama Muktamar ke-35 NU, yakni Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, panitia menyiapkan tiga posko kesehatan inti.

Ketiga posko tersebut akan beroperasi tanpa henti dengan dukungan tenaga medis profesional yang bekerja secara bergiliran. Layanan ini disiapkan untuk menunjang kelancaran seluruh rangkaian muktamar sekaligus memastikan peserta memperoleh pertolongan medis jika membutuhkan.

Kesiapan layanan kesehatan menjadi salah satu bagian dari persiapan panitia menjelang kedatangan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan sebaran posko di jalur kedatangan hingga arena utama, kebutuhan medis muktamirin dan warga yang mengikuti kegiatan diharapkan dapat ditangani secara cepat. (*)

Tinggalkan komentar