Internasional

Mahasiswa KPM Internasional STIT Aqidah Usymuni Sumenep Bantu Pemulangan Jenazah WNI di Malaysia

majas Diterbitkan 13:44
Mahasiswa KPM STITA Aqidah Usymuni Sumenep saat membantu pengurusan dan pemulangan jezanah asal WNI di Malaysia. Foto: Dok Nor Moh Yasin
Ukuran Teks:

Majas.id – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional STIT Aqidah Usymuni Sumenep tidak hanya menjalankan program pendidikan selama berada di Malaysia. Di sela kegiatan pengabdian, mereka turut membantu proses pengurusan dan pemulangan jenazah sejumlah warga negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air.

Keterlibatan para mahasiswa mencakup berbagai tahapan pengurusan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga membantu proses administrasi dan persiapan pemulangan bersama pihak terkait.

Salah seorang peserta KPM Internasional, Nor Moh Yasin, mengatakan pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga selama mengikuti program pengabdian di Kuala Lumpur.

“Kami tidak hanya mengajar anak-anak selama mengikuti KPM Internasional, tetapi juga diberi kesempatan untuk membantu proses pengurusan pemulangan jenazah WNI. Mulai dari memandikan, mengafani, hingga membantu proses lainnya. Awalnya memang menakutkan, namun kami menyadari bahwa ini adalah bentuk pengabdian kepada sesama, terutama kepada saudara-saudara kita sesama warga Indonesia di perantauan,” ujarnya, Minggu, 2 Agustus 2026.

Menurut dia, keterlibatan dalam proses tersebut memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai nilai kemanusiaan, kepedulian, dan pentingnya saling membantu, terutama bagi sesama warga Indonesia yang berada di luar negeri.

Ia berharap program KPM Internasional tidak hanya menjadi wadah untuk memperluas wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa agar lebih peka terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Melalui kegiatan itu, mahasiswa STIT Aqidah Usymuni Sumenep menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Selain menjalankan program pendidikan, mereka juga mengambil peran dalam aksi kemanusiaan dengan membantu proses pemulangan jenazah WNI di Malaysia.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di perantauan sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas selama menjalankan program KPM Internasional. (*)

Tinggalkan komentar